Senin, 27 Agustus 2007

MAKASSAR, Upeks--Bank Muamalat Indonesia tahun ini menargetkan untuk melakukan ekspansi pembiayaan ke sektor mikro secara besar-besaran. Langkah itu ditempuh dengan menggandeng Baitul Mal wat Tamwil (BMT) sebagai mitra pembiayaan ke sektor mikro.
Menurut Director Bank Muamalat, Herbudi S Tomo didampingi Branch Coordinator Bank Muamalat KTI, Mustafa Kamal seusai membuka Rapat Koordinasi dengan BMT dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Se Sulselbar, tahun ini pihaknya akan melakukan aliansi dengan BMT, di mana ditargetkan mampu melakukan kerjasama dengan 2000 BMT se Indonesia.
"Jumlah BMT se Indonesia kan sekitar 3000, nah kita nggak muluk-muluk, kita target sekitar 2000 BMT. Meski sebelumnya kita telah melakukan kerjasama dengan BMT, tapi sifatnya masih bilateral dan sporadis. Baru tahun ini kita programkan," ujarnya.
Menurut dia, tahun ini pihaknya akan menjalankan misinya kembali pada sektor mikro dan menengah baik dari sisi pendanaan maupun pembiayaan. "Makanya kita punya moto tahun ini yaitu Extence Sales Alliance Go Ritel, " ujarnya.
Mengapa menggaet BMT? Herbudi mengatakan, BMT merupakan lembaga keuangan yang hampir sama dengan perbankan syariah, namun BMT lebih ahli dalam hal pembiayaan maupun pendanaan pada sektor mikro. Sehingga untuk melakukan pembiayaan kepada sektor mikro, Bank Muamalat menggandeng BMT.
Bank Muamalat memberikan plafon pembiayaan mulai dari Rp100 juta hingga Rp25 Miliar untuk per BMT. "Ada BMT yang kita berikan sampai Rp25 Miliar," ujarnya.
Dengan kemitraan itu, Bank Muamalat yakin mampu mengakselerasi asetnya pada 2007 ini sebesar 100% dari 2006. Di mana 2006 lalu aset Bank Muamalat mencapai Rp8,4 triliun, diharapkan hingga akhir desember bisa mencapai Rp16 triliun.
Sementara dari sisi pembiayaan, Herbudi mengatakan, Muamalat juga menargetkan peningkatan penyaluran pembiayaan Dua kali lipat dari 2006. Di mana tahun lalu terealisasi sebesar Rp6,8 Triliun, sehingga 2007 ini diharapkan naik menjadi 13 triliun.
Dari target pembiayaan itu, Bank Muamalat mengalokasikan pembiayaan ke sektor UKM dan Mikro sebesar 70%. "Kita harap dengan melakukan aliansi dengan BMT tersebut mampu meningkatkan pembiayaan sesuai target," ujarnya. (akbar)
ayo bank muamallat jangan inkar dengan kita

Tidak ada komentar: